INILAH BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR

Terkadang kita tidak tahu bahwa bahasa yang kita gunakan salah. Pada bagian ini saya mengajak Anda agar sadar dam memperbaiki penggunaan kata yang sering salah. Ini penting sekali, mengingat penggunaan bahasa yang benar akan mencerminkan kecintaan kita terhadap bahasa nasional kiBerikut ini saya kemukakan beberapa kata yang terkadang slah kaprah penggunaannya.

1. Elite atau Elit?

Banyak orang mengatakan, baik para politisi, penyiar, pejabat maupun masyarakat umum menggunakan kata elite di dalam berbagai kesempatan, tetapi pengucapan kata tersebut beragam. Ada yang mengucapkan /elit/ dan ada pula /elite/. Dari kedua cara pengucapan itu, mana yang baku? Kata elite berasal dari bahasa Latin /eligere/ yang berarti ‘memilih’ dalam bahasa Indonesia kata elite berarti ‘orang-orang terbaik atau pilihan dalam suatu kelompok’ atau ‘kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi (kaum bangsawan, cendekiawan, dsb.). Dalam bahasa latin huruf /e/ pada akhir kata mustinya diucapakan. Oleh karena itu, kata elite harus diucapakan /elite/, bukan /elit/. Begitu juga dengan bonafide harus diucapkan /bonafide/, buksn /bonsfid/ atau faksimile harus diucapkan /faksimile/, bukan /faksimil/,/feksimil/ atau /feksemail/.

(Sumber : Pusat Bahasa online)

2. Suka dan Sering

Di dalam bahasa cakapan kita sering mendengar orang mengucapkan kata suka alih-alih kata sering, seperti pada kalimat berikut.

1. Saya suka/sering lupa waktu kalau lagi asyik bekerja.

Pada kalimat itu, baik suka maupun sering, dapat digunakan bergantian karena dalam bahasa cakapan salah satu makna kata suka ialah ‘sering’. Dalam bahasa resmi, pemakaian kedua kata itu harus dibedakan dengan cermat sebab makna keduanya memeng berbeda. Pada contoh berikut suka tidak dapat digantikan oleh sering karena sering berarti ‘acapkali’ atau ‘kerapkali’.

2. a. Dia adalah teman dalam suka dan duka.

b. Saya suka akan tindakannya.

c. Ambillah kalau Anda suka.

d. Jarang sekali ada ibu yang tidak suka akan anaknya.

Pada contoh (2a) itu kata suka bermakna ‘girang’, ‘riang’, atau ‘senang’; pada (2b) berarti ‘senang’; pada (2c) berarti ‘mau’, ‘sudi’, atau ‘setuju’;pada (2d) berarti ‘sayang’.

(Sumber : Pusat Bahasa online)

One thought on “INILAH BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR

  1. penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar memang pada dasar sering digunakan pada situasi tertentu. Para pengguna bahasa Indonesia yang kerap yang disalahgunakan oleh para penggunanya, khususnya warga negara Indonesia sendiri kebanyakan adalah orang-orang yang kurang memahami penggunannya, dalam artian orang tersebut bukan kalangan yang mengkhususkan pembelajaran bahasa. Lembaga pendidikan atau sekolah memang mempelajari hal tersebut, akan tetapi penggunaan bahasa di negri kita ini masih dinamis. Masih berkembang. wajar saja jika memang ada kata-kata atau istilah yang baru dan digunakan di beberapa kalangan. Intinya penggunaan bahasa yang benar dan baik tidak akan selamanya digunakan sepenuhnya setiap hari atau setiap saat. Tapi apa salahnya, selama kita mempunyai wawasan tentang kebahasaan baik yang didapati di sekolah atau di berbagai media, haruslah kita mengaplikasi pengetahuan atau wawasan kebahasaan itu. Pak Barnas…. Silahkan berkunjung juga ke blog saya. terima kasih. persoalan kebahasaan akan selalu dan terus diperbincangkan. karena kedinamisannya masih berjalan dengan sendiirnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s